top of page
Search

Perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW

  • Writer: HMI FBE UII
    HMI FBE UII
  • Mar 12, 2021
  • 3 min read

Oleh: Adani Fildza

Pengertian Isra’ Mi’raj


Isra’ berasal dari bahasa Arab yaitu asra yang artinya yaitu melakukan perjalanan pada malam hari. Sedangkan menurut istilah, Isra’ berarti perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. ditemani oleh Malaikat Jibril dari Mekkah menuju Baitul Maqdis.


Hal ini tercantum pada salah satu ayat Al Quran pada surat Al ISra’ ayat 1, Allah SWT. berfirman:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya: “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda – tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al Isra ayat 1)

arti kata Mi’raj berdasarkan bahasa yaitu suatu alat yang digunakan untuk naik. Mi’raj sendiri berarti suatu alat yang digunakan oleh Nabi Muhammad SAW. untuk naik dari bumi ke atas langit.

Sehingga Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. pada malam hari menggunakan suatu alat atau kendaraan dari bumi ke langit.


Kisah Peristiwa Isra’ Mi’raj


Isra’ Mi’raj merupakan suatu peristiwa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha pada malam hari.Masjidil Aqsha disebut juga dengan Baitul Maqdis.

Perjalanan Nabi Muhammad SAW. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dilakukan hanya dalam waktu semalam.


Ketika Nabi Muhammad SAW. melakukan perjalanan ini, Nabi Muhammad SAW. ditemani oleh Malaikat JIbril. Nabi Muhammad SAW. melakukan perjalanan ini menunggangi Buraq. Buraq merupakan kendaraan yang super cepat.


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa:


“Didatangkan kepadaku Buraq yaitu hewan putih yang panjang, lebih besar dari keledai dan lebih kecil dari baghal, dia meletakkan telapak kakinya di ujung pandangannya (maksudnya langkahnya sejauh pandangannya). Maka Aku pun menungganginya sampai tiba di Baitul Maqdis, lalu saya mengikatnya di tempat yang digunakan untuk mengikat tunggangan para Nabi.” (HR. Imam Muslim)

Perjalanan ini dilakukan karena Malaikat Jibril ingin menghibur Nabi Muhammad SAW. yang sedang bersedih.


Sebelum perjalanan ini dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang berduka, masa – masa yang begitu sedih. Di saat Beliau kehilangan istri beliau yaitu Khadijah. Beliau juga kehilangan paman yang dicintainya yaitu Abu Thalib.


Nabi Muhammad SAW. beserta Malaikat Jibril pergi ke langit hingga langit ke tujuh atau disebut dengan Sidratul Muntaha. Pada saat inilah Nabi Muhammad SAW. mendapatkan perintah untuk melaksanakan sholat wajib lima waktu.


Awal mula Allah SWT memerintahkan sholat wajib lebih dari lima waktu hingga terjadilah proses menawar hingga akhirnya permintaan Nabi Muhammad SAW. berakhir pada sholat lima waktu dalam sehari semalam.


فَالْتَفَتَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى جِبْرِيلَ كَأَنَّهُ يَسْتَشِيرُهُ فِي ذَلِكَ، فَأَشَارَ إِلَيْهِ جِبْرِيلُ: أَنْ نَعَمْ إِنْ شِئْتَ، فَعَلاَ بِهِ إِلَى الجَبَّارِ، فَقَالَ وَهُوَ مَكَانَهُ: يَا رَبِّ خَفِّفْ عَنَّا فَإِنَّ أُمَّتِي لاَ تَسْتَطِيعُ هَذَا
Artinya: “Kemudian Nabi menoleh ke arah Jibril seakan bermusyawarah tentang hal itu. Kemudian Jibril mengisyaratkan pada beliau: “Ya, bila Anda menghendaki (permohonan untuk dikurangi).” Kemudian Nabi naik pada Tuhan sedangkan ia di tempatnya dan berkata: Ya Tuhan, ringankanlah dari kami. Sesungguhnya umatku tak mampu melakukan ini.” (HR. Bukhari)

Isra’ Mi’raj terjadi tepat pada tanggal 27 Rajab pada hari Senin. Perjalanan ini dilakukan dalam waktu satu malam.


Ketika perjalanan Nabi Muhammad SAW. sebelum sampai di Sidratul Muntaha Nabi Muhammad SAW. bertemu dengan nabi – nabi pendahulunya.


Perjalanan ini dilakukan di Mekkah sebelum Nabi Muhammad SAW. melakukan hijrah ke Madinah. Nabi Muhammad SAW. melakukan Isra’ terlebih dahulu. Maksudnya yaitu Nabi Muhammad SAW. melakukan perjalanan dari kota Mekkah ke Madinah. Setelah itu dilanjutkan dengan Mi’raj, yaitu perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. menuju langit ke tujuh.



 
 
 

Recent Posts

See All

Comments


Post: Blog2_Post

©2025 by HMI FBE UII. Proudly created with Wix.com

bottom of page